Kapal KRI Lambung Mangkurat 374 di Dermaga Syahbandar (Pangkalan Batu) Desa Sungai Pancang

Kapal KRI Lambung Mangkurat 374

Sungai Pancang, Kamis 23 November 2017, Kapal KRI Lambung Mangkurat 374 berasal dari Surabaya sandar di Dermaga Syahbandar. Kapal KRI tersebut dengan jumlah Anggota TNI-AL sebanyak 49 orang dibawah pimpinan/Komandan KRI Lam.374. I Komang Nuradi Letkol Laut (P) Nrp.14901/P. Tugas dari TNI-AL tersebut yaitu menjaga perairan laut perbatasan : Karang_Unarang, Sempadan Ligitan.

Perairan Aambang Batas Laut Karang_Unarang
Kapal KRI Lambung Mangkurat 374 yang Sandar di Dermaga Syahbandar (Pangkalan Batu desa Sungai Pancang

Kapal KRI Lambung Mangkurat 374 ini beroperasi selama 3 bulan di perairan laut perbatasansebelum kembali ke Surabaya. Ketika hendak mengisi air tawar dan bahan bakar minyak kapal KRI tersebut sandar ke dermaga-dermaga baik dermaga Tarakan, Nunukan dan dermaga Syahbandar pulau Sebatik desa Sungai Pancang.

Perairan Ambang Batas Laut Karang_Unarang (Saripedia.com-WordPress.com)

Kawasan perbatasan menurut Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007  mengenai Penataan Ruang Nasional telah ditetapkan sebagai kawasan Stategis Nasional bidang pertahanan dan keamanan.

Indonesia memiliki kawasan perbatasan dengan sepuluh negara, baik perbatasan darat maupun perbatasan laut. Perbatasan darat tersebar di tiga kawasan, yaitu kawasan  perbatasan darat RI-Malaysia di pulau Kalimantan, kawasan perbatasan darat RI _PNG di Papua, dan kawasan perbatasan darat RI-Timor Leste di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta kawasan perbatasan laut RI-Malaysia diperairan Karang-Unarang. Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah tugas seluruh rakyat Indonesia.

TNI-AL bertanggung jawab atas operasi pertahanan negara Republik Indonesia di laut.

Sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI pasal 9, Angkatan Laut bertugas:

  1. Melaksanakan tugas TNI matra laut di bidang pertahanan;
  2. Menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah yudisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi;
  3. Melaksanakan tugas diploma Angkatan Laut dalam rangka mendukung kebijakan politik luar negeri yang ditetapkan oleh pemerintah;
  4. Melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan mitra laut;
  5. Melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahan laut.

(https://id.mwikipedia.org/wiki Tentara_Nasional_Indonesia_Angkatan_Laut: Kamis, 23 November 2017_19:16)

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan