Perahu Penyelundup Ribuan Kepiting, Disergap di Perairan Sebatik

Upaya penyelundupan 1.650 induk kepiting di perairan Pulau Sebatik yang berbatasan langsung dengan Malaysia, digagalkan. Penangkapan itu berawal dari informasi adanya dugaan sering terjadinya penyelundupan induk kepiting bakau. Kepala satuan PSDKP Robi Junanto mengungkapkan, upaya penyelundupan kepiting tersebut terjadi pada Sabtu, 26 Maret lalu, sekitar pukul 23.00 Wita. 

“Berdasarkan informasi tersebut, Posal Sei Pancang yang merupakan posal di bawah jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nunukan bekerja sama dengan Syahbandar Kecamatan Sebatik dan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pulau Sebatik serta satuan PSDKP mengadakan patroli gabungan,” 
Sementara itu, Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Hreesang Wisanggeni menerangkan, patroli gabungan juga menyita barang bukti berupa perahu jongkong bermuatan 18 kardus. Perahu itu berisi induk kepiting yang diperkirakan jumlah keseluruhannya mencapai 1.650 ekor dengan berat rata-rata tiap kardus 32 kilogram.

Menurut Hreesang, barang bukti penyelundupan kepiting tersebut saat ini diamankan di PPI Pulau Sebatik.
“Dan selama proses penangkapan pemilik perahu jongkong yang diduga pelaku penyelundupan berhasil melarikan diri menggunakan speed boat 200 Paarden Kracht (PK) bermesin ganda menuju ke arah selatan perairan Sebatik,” Hreesang memungkasi.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*